
Selain ke Turki, beberapa warga Suriah berniat mengungsi ke Jerman. Mereka mengharapkan dapat memperoleh nasib yang lebik dari pada menjadi korban perang atau keganasan rezim Bashar Assad.
Beberapa gelombang pengungsi sebelumnya berhasil mencapai Jerman. Tetapi, Hungaria bikin kebijakan baru yang bikin pengungsi Suriah kehilangan harapan. Hungaria menghentikan semua kereta yang ditumpangi pengungsi Suriah dan meletakkan mereka dalam kamp Hungaria.

Beberapa pengungsi Suriah yang tidak mau ditempatkan di kamp Hungaria protes pemberhentian kereta, Kamis (3/9/2015), dan menuntut supaya diijinkan meneruskan perjalanan ke Jerman. Tetapi, memprotes itu tidak digubrik pihak berwenang. Seorang warga Suriah lalu mengajak istri dan bayinya untuk tidur di rel menyambut datangnya kereta api sebagai bentuk memprotes.
Lihat memprotes yang nekat serta memiliki resiko nyawa itu, aparat keamanan Hungaria cemas. Mereka selekasnya beramai-ramai memindahkan keluarga Suriah itu keluar dari rel. Diperlukan sekurang-kurangnya empat aparat untuk menggotong pria Suriah itu. Akibat aksinya ini, pria itu segera ditahan oleh aparat keamanan sesaat istri dan bayinya cuma dapat menangis.